Kekurangan dan Ketiadaan

Ternyata tak semua baik

ternyata ada yang munafik

siapa bilang semua menarik

masih ada hal-hal yang menggigit

dengan ketiadaan ku,

dengan kekurangan ku

aku di siksa…

Rasanya bagai sayatan pedang

pedihnya yang tiada tara kurasa

Aku tersiksa …

dengan kekurangan ku,

dengan ketiadaan ku

Tapi itulah aku

aku terbiasa dengan sayatan itu

aku selalu tersenyum dengan kepedihan itu

aku yang terbiasa dengan kekurangan ku

itulah hidupku..

aku tersiksa dalam senyuman

One Response to Kekurangan dan Ketiadaan

  1. anna says:

    coba ( faizal tahir)

    coba kau dengar
    coba kau coba
    diam bila ku coba
    untuk berbicara dengan kamu
    pernahkah kau anggap
    bila ku perlu tuk meluahkan rasa hati

    dan bila kau bersuara
    setia ku mendengar
    agar tenang kau merasa

    siapa sebenarnya aku padamu
    mungkin sama dengan teman lain
    yang bisa kau buat begitu
    dan bila
    tiada lagi teman bermain
    kau pulang mendapatkan aku
    itulah aku padamu

    coba kau lihat
    coba kau coba
    renung ke mata aku
    bila ku kaku melihatmu
    pernahkah kau ada
    bila ku perlu tuk menyatakan rasa sakit dalam diri
    dan bila kau perlu
    setia ku menunggu
    agar senang kau merasa

    maafkan kerana ku tak pernah
    terlintas tuk menulis padamu
    salahkan ku
    tak mungkin lagi aku meminta
    untuk kau mendengar
    untuk kau melihat ke mataku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: